Ujian Apa Saja Yang Diberikan Allah Swt Kepada Nabi Ayyub As?

JELAJAHPAGI.COMTak seorang pun di dunia ini yang tidak diberi cobaan oleh allah swt. Tidak terkecuali nabi ayyub alaihi salam. Ujian apa saja yang diberikan allah swt kepada nabi ayyub as?

Nabi ayyub adalah nabi yang wajin diketahui oleh umat muslim. Beliau terkenal oleh kesabaran nya yang sangat luarbiasa. Kisah nabi ayyub ini bisa kita jadikan sebagai pelajaran ketika di berikan ujian yang sangat besar.

Alkisah nabi ayyub as adalah seseorang yang diberikan banyak nikmat oleh allah swt. Didalam satu kisah belau diberkahi istri yang cantik dan solehah dan diberikan banyak anak, yang berjumlah 12 anak dan semuanya adalah anak laki-laki.

LIHAT JUGA :  Bokeh Full アイリス プラザ つながらない No Sensor

Selain di berikan istri dan anak nabi ayyub as pun biberikan harta yang melimpah. Dengan semua nikmat yang di berikan allah swt, tidak mengubah kepribadian nabi ayyub menjadi orang sombong.

Justru beliau memanfaatkan nikat yang diberikan allah swt untuk berbuat berbuat baik dan menolong orang-orang yang kesusahan.

Di usianya yang mencapai 51 tahun mulailah ujian pertama diberikan kepada nabi ayuub as. Yaitu diberikan penyakit yang sangat ganas dan mengerikan. Penyakit ini menyebabkan sekujur tubuh nabi ayyub as mengeluarkan cairan yang sagat bau yaitu (nanah), hingga rambutnyapun rontok.

LIHAT JUGA :  Link Tes Trauma Jatuh Cinta Google Form Terbaru 2020

Penyakit ini dikabarkan adalah penyakit yang menular. Berita tentang kondisi nabi ayyub pun tersebar keberbagai penjuru dunia.

Di keesokan harinya coban pun diberikan lagi oleh allah swt. yaitu dengan mengambil seluruh nyawa anaknya yang berjumlah 12 orang.

Di hari berikutnya allah saw mendatangkan hama dan badai sehingga semua ternak yang dimiliki nab ayyub mati seketika, begitu juga kebunnya yang hanycur lebur.

LIHAT JUGA :  √ 45.76.33.4 164.278.68 45.76.33.x 44 Japanesses Full Link Bokeh No Sensor

Hanya dalam waktu hitungan hari, nabi ayyub yang tadinya memiliki banyak kenikmatan, seketika hidupnya berubah menjadi kesengsaraan.

Bahkan beliau harus pindah ke pinggiran negara karena orang orang yang di sekitarnya tadut dengan penyakit yang dideritanya. Beliaupun hidup berdua dengan istrinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *